Sunday, 23 February 2014

Belajar UN

1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghapal
Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.
2. Membaca adalah kunci belajar
Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.
3. Mencatat pokok-pokok pelajaran
Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.
4. Hapalkan kata-kata kunci
Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.
5. Pilih waktu belajar yang tepat
Waktu belajar yang paling enak adalah pada saaat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar enak yang sama lo. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.
6. Bangun suasana belajar yang nyaman
Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.
7. Bentuk Kelompok Belajar
Kalau lagi bosan belajar sendiri, bisa belajar bareng dengan teman. Tidak usah banyak-banyak karena tidak bakal efektif, maksimal lima orang. Buat pembagian materi untuk dipelajari masing-masing orang. Kemudian setiap orang secara bergilir menerangkan materi yang dikuasainya itu ke seluruh anggota lainnya. Suasana belajar seperti ini biasanya seru dan kita dijamin bakalan susah untuk mengantuk.
8. Latih sendiri kemampuan kita
Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.
9. Kembangkan materi yang sudah dipelajari
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.
10. Sediakan waktu untuk istirahat
Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.
Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.

Sunday, 16 February 2014

Kana dan Kiri


2Menurut penelitian, hanya ada sekitar 12 persen populasi di dunia ini yang terlahir kidal.
Bila anak Anda salah satunya, Dokter Octavina Alsim, SpRM, spesialis rehabilitasi medik dari Klinik Tirtayu menegaskan agar orang tua tidak memaksa mengubahnya menggunakan tangan kanan.
Susunan otak anak kidal, tidak seperti anak-anak lain. Bila memaksanya berubah menjadi kanan, atau dominan menggunakan tangan kanan, artinya Anda bukan saja mengubah kebiasaannya, tetapi juga mengubah susunan otaknya. Akibatnya, anak bisa tidak berhasil mencapai kemampuan maksimalnya, terangnya.
Perbedaannya adalah Keunikannya pada usia 7 – 9 bulan, saat anak-anak mulai memaksimalkan fungsi tangannya, mereka kerap menggunakan tangan kiri.
Misalnya ketika memegang mainan atau memasukkan makanan ke dalam mulut. Tetapi belum dapat dipastikan bahwa seterusnya ia akan kidal. Seiring perkembangan usia, anak akan mampu menggunakan kedua tangannya.
Yang sering kali membingungkan para orang tua, apakah anaknya kinan, kidal, atau malah termasuk ambidextrous, mampu menggunakan kedua tangannya.
David Wolman, penulis buku A Left-Hand Turn Around the World yang menguak misteri orang kidal, menyatakan bahwa balita mampu menggunakan kedua tangannya.
Hal tersebut menunjukkan keterampilan, dan ketangkasan motorik mereka sebagai akibat dari pesatnya perkembangan otak pada masa keemasannya.
Untuk memastikan apakah si anak adalah kinan atau kidal, orang tua harus lebih memerhatikan tangan mana yang lebih banyak digunakan secara refleks saat ia meraih mainan, atau makanan.
Selain itu, perhatikan arah putaran sendok yang sedang dipegang balita. Bila kinan, ia akan memutar sendok searah jarum jam, sementara anak kidal cenderung memutar sendok ke arah sebaliknya.
Kecenderungan anak menjadi kidal atau kinan biasanya semakin jelas terlihat ketika ia sudah duduk di bangku sekolah dan saat menulis. Lebih dari aktivitas yang lain, aktivitas menulis membutuhkan kemampuan motorik.
Keuntungan memiliki anak kidal, Anda sudah bisa mengira-ngira bakat yang dimilikinya. Menulis dengan  tangan kanan, kita jadi tahu bahwa ia adalah anak yang terlahir dengan dominasi otak kanan, sehingga cara berpikirnya pun berbeda dengan orang lain yang biasanya berpikir dengan otak kiri.
Otak kiri, yang mengendalikan tangan kanan, adalah otak yang menguasai kemampuan seperti berbicara, berbahasa, menulis, logika, dan matematika. Sementara otak kanan bertanggung jawab dalam hal musik, seni, persepsi, dan emosi.
Otak kanan berpikir secara abstrak, otak bisa berkesinambungan satu sama lain, lebih besar kira-kira 11 persen daripada kanan. Para pemerhati fenomena orang-orang kidal menyebutkan norma dan kebiasaan hidup di tengah-tengah masyarakat yang mayoritas menggunakan tangan kanan, membuat anak kidal mau tidak mau juga harus menyesuaikan diri.
Hal ini, secara otomatis mengaktifkan bagian otaknya yang tidak dominan. Penelitian telah membuktikan bahwa, mengaktifkan bagian otak yang tidak dominan dapat merangsang perkembangan otak lainnya. Itulah sebabnya, banyak bermunculan berbagai latihan dan senam otak agar dua bagian otak bisa berkembang seimbang.
Sumber : Ghiboo.com

Membangkitkan indra ke-6

Sebenarnya indera ke 6 atau dalam bahasa gaulnya di sebut "The
Sixth Sense", adalah kemampuan seseorang untuk menangkap
sinyal-sinyal ghaib ataupun hal-hal yang belum terjadi. Sinyal-sinyal
ini dapat berupa apa saja, bisa berupa wangsit,bisikan
ghaib,penglihatan, atau bahkan pertanda melalui mimpi.

welcome to my world

Indera keenam sering di identikkan dengan kemampuan untuk
melihat makhluk halus, padahal sebenarnya fungsi dari indera ke 6
sendiri jauh melebihi hanya sekedar melihat makhluk halus.

Karena
kemampuan melihat makhluk halus hanya merupakan bagian /
percabangan dari kemampuan indera ke 6 itu sendiri. Seperti intuisi,
namun jauh lebih tajam. Apabila intuisi merupakan suatu hasil
pengalaman, indera ke 6 tidak mengenal adanya pengalaman.

Tips Indera ke 6, sejatinya adalah kemampuan terpendam dari
manusia. Karena pada hakekatnya kita dapat mendayagunakan
kemampuan indera ke 6 ini bila saja kita semua mengetahui caranya.

Terlepas dari itu semua, indera ke 6 aneh juga karena bisa untuk di
kembangkan dan di miliki oleh siapapun. Karena kini telah begitu
banyak metode unik yang di kembangkan agar seseorang dapat
menguasai indera ke 6 itu sendiri.

Indera ke 6 dapat muncul /
bangkit bila seseorang senantiasa mampu mengolah
pikiran,jiwa,raga,rasa dan juga karsanya. Hal ini dapat di tempuh
dengan cara meditasi / bertapa / tafakur. Kesemua cara itu bisa di
pelajari, yang di butuhkan hanyalah ketekunan dan kemauan dan
tentu saja kesungguhan hati dalam menjalankannya dengan niat
Lillahi ta'ala.

Dengan cara-cara tersebut, akan terjadi suatu "loncatan fungsi
indera", yaitu dari panca indera ke indera ke 6. Loncatan indera ini
bisa kita ibaratkan seperti orang tidur, karena tak seorangpun yang
dengan kesadaran penuh, bahwa dirinya telah tertidur. Batas
kesadarannya sangat tipis sekali.

Perbedaan budaya antara Timur dan Barat membuat munculnya
perbedaan persepsi tentang indera ke 6 ini. Budaya barat yang lebih
mengedepankan hal-hal yang bersifat rasional berpendapat bahwa
indera ke 6 ini lebih di kategorikan sebagai suatu kemampuan yang
merupakan salah satu percabangan dari kekuatan pikiran bawah
sadar manusia yang belum banyak di gali.

Sedangkan budaya timur, budaya yang tidak asing lagi dengan hal-
hal yang bersifat Irasional atau ghaib, membuat indera ke 6 ini
mendapatkan kedudukan "istimewa" pada diri seseorang.

Merupakan suatu karomah yang luar biasa yang hanya di miliki oleh
orang-orang tertentu.

Bagi sedulur-sedulur semua yang mungkin ingin mengaktifkan
kemampuan indera ke 6 secara sempurna, berikut ini saya paparkan
beberapa tips pengaktifan indera ke 6.

1. Minum air rajah atau kapsul yang telah di transfer energi positif.
* sisi positif : dapat membantu mengaktifkan cakra ajna (cakra mata
ke 3) dan beberapa organ yang berperan dalam indera ke 6.
* sisi negatif : sebenarnya cara ini bukan membuka cakra ajna, tapi
justru merobek saluran antara cakra ajna dan cakra tenggorokan.
Hal ini belum tentu akan membuat seseorang untuk dapat melihat
sesuatu yang bersifat ghoib, karena cara ini akan menyebabkan
seseorang berhalusinasi, sehingga belum tentu apa yang dilihatnya
adalah hal ghoib, melainkan hanya sebatas halusinasi dan imaji
belaka.

2. Menelan biji mata burung hantu atau gagak.
* sisi positif : dapat membantu mengaktifkan cakra ajna (cakra mata
ke 3) dan beberapa organ yang berperan dalam indera ke 6.
* sisi negatif : sebenarnya cara ini bukan membuka cakra ajna, tapi
justru merobek saluran antara cakra ajna dan cakra tenggorokan.

Hal ini belum tentu akan membuat seseorang untuk dapat melihat
sesuatu yang bersifat ghoib, karena cara ini akan menyebabkan
seseorang berhalusinasi, sehingga belum tentu apa yang dilihatnya
adalah hal ghoib, melainkan hanya sebatas halusinasi dan imaji
belaka.

3. Meditasi pembukaan cakra ajna
* sisi positif : Cara ini relatif lebih aman daripada cara 1 dan 2, namun
harus tetap dalam pengawasan ahli.
* sisi negatif: waktu penempuhan untuk mencapai hasil yang relatif
( tergantung dari bakat dan kesungguhan hati pengamalnya).

4. Di bangkitkan oleh orang yang kompeten (misal : Guru spiritual)
* sisi positif : hasil yang di peroleh instant, dan langsung dapat di
gunakan.
* sisi negatif : terkadang biaya yang di patok untuk pengaktifan
indera ke 6 ini terbilang gila-gilaan. Faktanya bahwa semakin mahal
"mahar" yang di minta, justru lebih aman bagi penggunanya.

5. Dan masih ada cara lainnya yang belum tersebutkan di atas.
Menitik beratkan pada poin nomor 5, maka saya akan memberikan
cara yang saya dapatkan dari seorang teman saya, cara ini sangat
cocok bagi njenengan-njenengan yang lebih senang dengan aliran
hikmah.

Ada yang mau coba coba??

Ciri - Ciri Orang Yang Mempunyai Indra Ke- 6



Sixth Sense

Apakah sebenarnya yang disebut INDRA KE-6? Beradasarkan pelajaran biologi yang kita terima di sekolah manusia hanya memiliki 5 indra, yaitu: indra pelihat (mata), indra pendengar (telinga), indra penciuman (hidung), indra pengecap (lidah) dan indra perasa (kulit). Kelima indra ini adalah alat yang kita pakai untuk memastikan bahwa sesuatu itu benar-benar ada dan kita dapat memverifikasi dan mengidentifikasinya secara ilmiah. Misalnya, kita mengatakan bahwa gula itu manis, dan kita mengetahuinya melalui indra pengecap, dan hal ini dapat diverifikasi dan diidentifikasi secara ilmiah, dsb.

Akan tetapi ada hal-hal tertentu yang terjadi yang kadang-kandang tidak dapat dianalisa berdasarkan kelima indra manusia atau di luar kemampuan nalar manusia untuk memverifikasinya. Misalnya, kita memiliki perasaan yang kuat bahwa sesuatu akan terjadi di masa yang akan datang baik dalam waktu dekat maupun dalam waktu yang agak lama, dan sesuatu benar-benar terjadi. Padahal secara ilmiah kita tidak punya bukti ilmiah untuk memperkokoh perasaan kita. Bagaimana kita mengetahuinya? Kemampuan inilah yang sering disebut “intuisi” atau juga disebut ‘indra ke-enam’. Ada juga orang yang mampu membaca pikiran orang lain, mampu menemukan benda yang orang lain tidak mampu dalam keadaan normal, mampu memindahkan benda tanpa menyentuh tetapi hanya dengan tatapan, menyalakan api dengan tatapan, dll. Ada juga orang yang mampu mendengar “suara-suara” yang tidak dapat didengar oleh indra pendengaran normal. Atau kemampuan melihat sesuatu yang tidak dapat dilihat oleh orang lain dengan mata normal, dll.
tanda-tanda bahwa kita sebenarnya punya indera keenam namun belum terasah :

Mimpi
1. Pernah mengalami mimpi yang kemudian menjadi kenyataan,mimpi tersebut sebenarnya adalah pndangan kita tentang masa yang belum terjadi,indera keenam kita yang mungkin kalah dengan nafsu duniawi,hanya bisa memperingatkan kita melalui otak dan mewujudkan peringatan tersebut lewat mimpi.

Merasakan Seseorang yang tidak ada

2. Merasakan ada sesuatu di dekat kita padahal waktu itu kita sendiri,saya berani bertaruh,waktu itu anda memang tidak sendiri,sebenarnya ada makhluk lain yang mungkin lebih dari satu, berada di dekat anda.....saya sangat yakin,bila mereka sebenarnya ingin bertutur sapa dengan anda,namun kebanyakan dari mereka justru mempermainkan perasaan anda hingga anda jadi merinding,nah merindih itu sebenarnya adalah wujud dari proteksi alamiah anda melalui aura yang mengusir tamu tak di undang tadi,semakin besar keberanian anda,maka semakin kuat aura anda untuk mengusir mereka,dan rasa merinding tadi pun semakin hilang.

Merasa diperhatikan

3. Pada keadaan tertentu kita merasa ada seseorang/sesuatu yang memperhatikan kita,namun setelah di tengok...tidak ada siapapun.untuk kedua kalinya saya juga yakin bahwa sebenarnya anda memang di perhatikan sesuatu,mungkin sanak keluarga yang telah tiada,tetangga kita dari alam lain,ataupun para pengelana yang sedang singgah di dekat anda.bisa juga sihir jahat yang memang di kirim untuk anda dan lain sebagainya.......

De Javu
4. Djafu/seolah-olah pernah mengalami suatu moment padahal moment tersebut baru terjadi sekali itu.yang satu ini sebenarnya adalah bakat istimewa yang pantas di banggakan,saya sering mengalami dejafu,pada awalnya saya tidak percaya,namun setelah saya mengalmi hal luar biasa yang maaf,cukuplah saya yang mengetahuinya,akhirnya saya menjadi luluh dan yakin,bahwa dejafu adalah indera keenam,para ahli neurologi,mengatakan bahwa dejafu adalah kelainan otak yang berpotensi sebagai tanda-tanda kangker,namun,ilmu pengetahuan tidak bisa di sejajarkan dengan ilmu jiwa,karena bila iptek mengatakan dejafu adalah kelainan pada otak yang berpotensi sebagai gejala kangker...bla...bla...bla.. dan sebagainya.ilmu jiwa mengatakan dejafu adalah bagian dari visi supranatural yang bocor,yang seharusnya tidak keluar...namun terpaksa keluar oleh kekuatan bawaan seseorang,dan membentuk sebuah perasaan yang tidak asing lagi bagi kita,padahal kita baru mengalami sekali itu,perasaan tersebut berasal dari pandangan kita sendiri,sebenarnya peringatan akan tibanya hari itu(saat dejafu kita rasakan)telah tertangkap oleh indera keenam ,indera tersebut sebenarnya mencoba untuk menginformasikan pada kita,namun gagal,sehingga di saat kita benar-benar mengalami hal tersebut,persaan akan visi tadi meluap-luap hingga kita merasa mengalami satu kejadian dua kali.kesimpulanya,dejafu berarti kehendak bebas sang indera keenam untuk menentukan pilihanya,ia tidak mau di kontrol oleh hukum alam,dan ia menunggu sang pemilik untuk melatih dan membebaskanya dari tabir belenggu.

Cahaya

5. Saat kita memperhatikan sesuatu tanpa berkedip,kita akan menangkap cahaya yang menyelimuti benda tersebut,namun setelah di amati kembali,cahaya tadi pun lenyap.ketahuilah bahwa cahaya yang menyelimuti benda padat dalam pandangan anda tersebut adalah aura/prana yang menyelimuti benda itu,anda bisa bertanya pada ahli aura atau ahli meditasi yang berpengalamnan tentang bagian posting saya ini.
Merasakan KetidakCocokan

6. Ketika pertama kali kita bertemu dengan seseorang kita merasakan ketidak sukaan/kecocokan yang bersahabat,meskipun kita belum mengenal orang itu.hal ini di sebab kan karena adanya alarm tak terlihat dari indera keenam,aura yang kita miliki akan menyatu dengan aura orang yang bertemu dengan kita,di saat penyatuan aura tersebut,bila kita bisa melihat, akan terjadi interaksi,bila kita mengalami kecocokan,maka warna aura tersebut akan berubah dan melebur sehingga muncul kesan yang hangat dan nyaman.......seperti terasa sangat bersahabat,dan bila sebaliknya,maka akan terjadi tolak-menolak selayaknya medan magnet hingga kita merasakan gerah dan kurang nyaman,jadi bila anda merasa tidak suka dengan orang yang bahkan belum kita kenal,maka bisa di pastikan orang tersebut juga merasakan hal yang sama,hal ini bisa menjadi bahan pertimbangan kita untuk mencari rekan bisnis maupun pasangan.

Bayangan
7. Pernah melihat sekelebat bayangan,begitu nyata,namun setelah di sadari,ternyata tidak ada apapun di sekitar kita.bukan ilusi optik atau gangguan mata yang di akibatkan posisi tubuh terhadap letak pandangan,namun sekelebat bayangan tadi memanglah tetangga kita yang sedang numpang lewat,bila anda adalah salah satu dari pemilik indera keenam,anda pasti tau maksud saya,dan anda pun pasti juga tau,terkadang kamar kita adalah jalan pintas atau jalan masuk ke rumah mereka,dan terkadang anda pasti kesal,jika kamar mandi/toilet kita di jadikan dapur oleh mereka.munculnya sekelebat bayangan tadi sebenarnya adalah visi kita yang berasal dari celah yang di miliki oleh tabir penghalang dari indera keenam.karena di saat pikiran kita kosong,keinginan akan nafsu dan keduniawian pun ikut kosong,sehingga tabir yang menyelimuti indera tersebut juga sedikit memiliki celah,contohnya adalah saat kita nonton tv,dan kurang enjoy dengan acaranya,saat melamun,saat sedih,saat bosan dll,sekelebat bayangan itupun tak akan muncul bila pikiran kita tidak dalam keadaan seperti yang saya sebutkan tadi,

Mati Suri
8. Pernah mengalami mati suri.fenomena mati suri sebenarnya adalah aksi gagal jantung sementara,karena kondisi tertentu,jantung yang tadinya berhenti sejenak akhirnya bisa berdetak kembali,lepas dari unsur ilmiah,mati suri adalah anugrah serta keajaiban,mati suri membuat ruh seseorang lepas dari tubuhnya,karena ruh tersebut telah melakukan kontak dengan alam bawah sadar,maka serangkaian keistimewaan akan terbawa oleh ruh sekalipun ia telah kembali ke dalam jasad nya.Orang yang pernah mati suri,pasti memiliki keistimewaan khusus yang unik dan jadi pusat perhatian.

Merasakan seseorang tapi belum ada tanda tanda fisiknya
9.Merasakan akan kehadiran seseorang atau sesuatu padahal belum ada tanda fisik akan kedatangan tersebut.

Bila anda tidak merasakan satupun dari kriteria di atas,berarti indera keenam anda benar-benar tertutup oleh urusan keduniawian,mungkin masalah keyakinan anda,atau faham idealis yang anda anut.....merugilah anda........karena anda kehilangan salah satu dari hak milik anda itu 

Mengapa Harus Bahagia

Mengapa kebahagiaan? kebahagiaan merupakan suatu kondisi yang ingin dicapai oleh setiap orang. Setiap orang maupun komunitas menginginkan kebahagiaan. Bahkan lebih tepatnya adalah setiap manusia memiliki hak dasar untuk mengalami kebahagiaan. Hak tersebut dimiliki oleh manusia karena diberikan oleh sang pencipta.
Orang-orang yang bahagia memiliki emosi yang positif yang tercermin dalam cara berpikir yang positif. Mereka yang bahagia umumnya berpikir secara positif. Mereka kreatif, toleran, dan konstruktif. Yang paling penting adalah orang yang bahagia merupakan orang-orang yang baik. Mengapa bisa demikian? Karena ketika kita berpikir secara positif maka tindakan kita juga positif, dan sebaliknya.
Selain cara berpikir yang positif, kebahagiaan juga terkait dengan kesehatan dan umur panjang. Orang yang bahagia cenderung hidup lebih lama. John Gottman seorang pakar di bidang hubungan pernikahan menemukan bahwa pasangan yang tetap menikah, hidup lebih lama empat tahun dibandingkan dengan pasangan yang tidak tetap menikah.
Orang-orang yang bahagia lebih memiliki daya tahan terhadap rasa sakit. Orang yang bahagia memiliki emosi yang positif yang membuat mereka lebih mampu menghadapi peristiwa yang tidak menyenangkan. Mereka cenderung lebih optimis dalam menghadapi situasi sulit dibandingkan dengan orang yang tidak bahagia.
Orang yang bahagia ditandai dengan kepuasan dalam pekerjaan mereka. Orang-orang yang bahagia lebih mampu menetapkan tujuan yang lebih tinggi. Mereka juga terlihat mampu menunjukkan kinerja yang lebih baik. Selain itu mereka juga mampu menyelesaikan masalah dengan baik.
Satu hal yang sangat jelas dan pasti dalam diri orang-orang yang bahagia adalah mereka memiliki lebih banyak teman dibandingkan dengan orang-orang yang tidak bahagia. Orang yang bahagia cenderung untuk menikah daripada hidup sendirian. Selain itu orang yang bahagia juga cenderung lebih terlibat dalam aktifitas kelompok daripada menyendiri. Mihaly Csikszentmihalyi mengatakan orang-orang lebih bahagia ketika mereka bersama dengan orang lain.

Saturday, 15 February 2014

Sejarah Hari Valentine

ada zaman modern ini, hari Valentine didominasi oleh hati berwarna pink dan yang dipanah oleh Cupid. Padahal asal-usul perayaan ini justru sangat berbeda jauh dengan simbol-simbol cinta ini.
Valentine sebenarnya adalah seorang biarawan Katolik yang menjadi martir. Valentine dihukum mati oleh kaisar Claudius II karena menentang peraturan yang melarang pemuda Romawi menjalin hubungan cinta dan menikah karena mereka akan dikirim ke medan perang.
Ketika itu, kejayaan kekaisaran Romawi tengah berada di tengah ancaman keruntuhannya akibat kemerosotan aparatnya dan pemberontakan rakyat sipilnya. Di perbatasan wilayahnya yang masih liar, berbagai ancaman muncul dari bangsa Gaul, Hun, Slavia, Mongolia dan Turki. Mereka mengancam wilayah Eropa Utara dan Asia. Ternyata wilayah kekaisaran yang begitu luas dan meluas lewat penaklukan ini sudah memakan banyak korban, baik dari rakyat negeri jajahan maupun bangsa Romawi sendiri. Belakangan mereka tidak mampu lagi mengontrol dan mengurus wilayah yang luas ini.
Untuk mempertahankan kekaisarannya, Claudius II tak henti merekrut kaum pria Romawi yang diangap masih mampu bertempur, sebagai tentara yang siap diberangkatkan ke medan perang. Sang kaisar melihat tentara yang mempunyai ikatan kasih dan pernikahan bukanlah tentara yang bagus. Ikatan kasih dan batin dengan keluarga dan orang-orang yang dicintai hanya akan melembekkan daya tempur mereka. Oleh karena itu, ia melarang kaum pria Romawi menjalin hubungan cinta, bertunangan atau menikah.
Valentine, sang biarawan muda melihat derita mereka yang dirundung trauma cinta tak sampai ini. Diam-diam mereka berkumpul dan memperoleh siraman rohani dari Valentine. Sang biarawan bahkan memberi mereka sakramen pernikahan. Akhirnya aksi ini tercium oleh Kaisar. Valentine dipenjara. Oleh karena ia menentang aturan kaisar dan menolak mengakui dewa-dewa Romawi, dia dijatuhi hukuman mati.
Di penjara, dia bersahabat dengan seorang petugas penjara bernama Asterius. Petugas penjaga penjara ini memiliki seorang putri yang menderita kebutaan sejak lahir. Namanya Julia. Valentine berusaha mengobati kebutaannya. Sambil mengobati, Valentine mengajari sejarah dan agama. Dia menjelaskan dunia semesta sehingga Julia dapat merasakan makna dan kebijaksanannya lewat pelajaran itu.
Julia bertanya, "Apakah Tuhan sungguh mendengar doa kita?"
"Ya anakku. Dia mendengar setiap doa kita."
"Apakah kau tahu apa yang aku doakan setiap pagi? Aku berdoa supaya aku dapat melihat. Aku ingin melihat dunia seperti yang sudah kau ajarkan kepadaku."
"Tuhan melakukan apa yang terbaik untuk kita, jika kita percaya pada-Nya,"sambung Valentine.
"Oh, tentu. Aku sangat mempercayai-Nya," kata Julia mantap.
Lalu, mereka bersama-sama berlutut dan memanjatkan doa.
Beberapa minggu kemudian, Julia masih belum mengalami kesembuhan. Hingga tiba saat hukuman mati untuk Valentine. Valentine tidak sempat mengucapkan perpisahan dengan Julia, namun ia menuliskan ucapan dengan pesan untuk semakin dekat kepada Tuhan. Tak lupa ditambahi kata-kata,"Dengan cinta dari Valentin-mu" (yang akhirnya menjadi ungkapan yang mendunia). Ia meninggal 14 Februari 269. Valentine dimakamkan di Gereja Praksedes Roma.
Keesokan harinya , Julia menerima surat ini. Saat membuka surat, ia dapat melihat huruf dan warna-warni yang baru pertama kali dilihatnya. Julia sembuh dari kebutaannya.
Pada tahun 496, Paus Gelasius I menyatakan 14 Februari sebagai hari peringatan St. Valentine.
Kebetulan tanggal kematian Valentine bertepatan dengan perayaan Lupercalia, suatu perayaan orang Romawi untuk menghormati dewa Kesuburan Februata Juno. Dalam perayaan ini, orang Romawi melakukan undian seksual! Caranya, merka memasukkan nama ke dalam satu wadah, lalu mengambil secara acak nama lawan jenisnya. Nama yang didapat itu menjadi pasangan hidupnya selama satu tahun. Lalu pada perayaan berikutnya mereka membuang undi lagi.
Rupanya Paus tidak sreg pada cara perayaan ini. Karena itulah, gereja sedikit memodifikasi perayaan ini. Mereka memasukkan nama-nama santo dalam kotak itu. Selama setahun setiap orang akan meneladani santo yang tertulis pada undian yang diambilnya. Untuk membuat acara itu sedikit lucu, gereja juga memasukkan nama Simeon Stylites. Orang yang mengambil nama ini dianggap apes alias tidak mujur, soalnya Simeon menghabiskan hidupnya di atas pillar, tidak beranjak satu kali pun.
Nama Valentine lalu diabadikan dalam festival tahunan ini. Di festival ini, pasangan kekasih atau suami istri Romawi mengungkapkan perasaan kasih dan cintanya dalam pesan dan surat bertuliskan tangan. Di daratan Eropa tradisi ini berkembang dengan menuliskan kata-kata cinta dan dalam bentuk kartu berhiaskan hati dan dewa Cupid kepada siapapun yang dicintai. Atau memberi perhatian kecil dengan bunga, coklat dan permen.
Di zaman modern, kebiasaan menulis surat dengan tangan diangap tidak praktis. Lagipula, tidak setiap orang bisa merangkaikan kata-kata yang romantis. Lalu muncullah kartu valentine yang dianggap lebih praktis. Kartu Valentine modern pertama dikirim oleh Charles seorang bangsawan Orleans kepada istrinya, tahun 1415. Ketika itu dia mendekam di penjara di Menara London. Kartu ini masih dipameran di British Museum. Di Amerika,Esther Howland adalah orang pertama yang mengirimkan kartu valentine. Kartu valentine secara komersial pertama kali dibuat tahun 1800-an.
Sayangnya dari hari ke hari, perayan Valentine telah kehilangan makna yang sejati. Semangat kasih dn pengorbanan St. Valentine telah dikalahkan oleh nafsu komesialisasi perayaan ini. Untuk itulah kita perlu mengembalikan makna perayaan ini, seperti dalam 1 Yohanes 4:16: "Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia"

Menggunakan Kekuatan Cinta Dengan Benar

Mungkin zaman sekarang banyak yang melakukan percintaan namun kabanyakan berdampak negatif. misalnya konsentrasi belajar menjadi terganggu. namun percintaan juga bisa memberikan kita kekuatan yang sangat luar biasa.

misalnya ada seorang laki laki yang biasa biasa saja ketika ada seorang wanita cantik, pintar dan kaya  yang membuatnya ia jatuh cinta kemudian di merubah dirinya dengan belajar yang sungguh dan merubah penampilanya untuk menarik perhatianya dan itu membuatnya hal hal yang seperti itu menjadi kebiasaan sehingga ia terus belajar dan belajar, selain untuk menarik perhatianya ia pun menjadi orang pintar dan sukses.

Kenapa Harus Meliahat Ke Belakang

Melihat kebelakang.
Bukan untuk menyesali masa lalu.
Bukan pula untuk menguak luka lama.
Tapi sekadar untuk mendapatkan energi luar biasa untuk maju ke depan.
Energi yang disebut dengan "Passion"

Saya sering mendengar kata ini dari orang orang tapi malah sebaliknya harus melihat ke depan, tapi menurut saya tidak seperti itu melihat ke belakang juga perlu. karna bisa memberikan kita kekuatan yang sangat besar. kata orang harus melihat ke depan tapi untuk membuat rencana ke depan kita akan membutuhkan masa lalu.

saya pernah punya masalah, saya ingin sekali masuk perguruan tinggi negri tapi banyak sekali keraguaan gw yang menghambat cita cita itu. lalu saya iseng iseng membuka buku lulusan waktu saya SMP yang kayaknya udah bertahun- tahun tidak saya buka, ketika saya melihat isinya tiba tiba jantung gw berdetak, semangat terpacu, dan ingin tersenyum kaya terbang kelangit ke tujuh, dan saya baru sadar ketika melihat pesan gw waktu itu yaitu jangan pernah menyerah, dan gw sadar pesan itu gw buat dengan sungguh sungguh yang datang langsung dari hati gw, seketika itu hilang semua rasa bimbang yang ada dalam otak gw yang dari tadi membuatku bingung dan membuat gw semangat untuk belajar dan mengejar cita cita.

Sunday, 9 February 2014

Tidak Nyaman Melakukan Sesuatu

Bila kita merasakan betapa tidak nyamannya kita ketika hal-hal baik yang telah menjadi kebiasaan terlewatkan begitu saja, berarti telah ada keterikatan hati dengan pekerjaan tersebut.

Ketidaknyamanan hati ketika tidak mengerjakan suatu yang telah menjadi kebiasaan merupakan wujud keterkaitan hati dengan pekerjaan itu. Berbahagialah bila kita pernah merasakan betapa tidak nyamannya kita ketika hal-hal baik yang telah menjadi kebiasaan jadi terlewatkan begitu saja. Misalnya, kita merasa tidak nyaman terlambat masuk kantor, tidak menunaikan shalat tahajud padahal biasa melakukannya, tidak sempat menolong orang padahal ada kesempatan, tidak tersenyum ketika bertemu dengan orang atau tidak membaca seharian padahal terbiasa dengan membaca, dsb.. Bila kita talah merasakan kenikmatan dalam melakukan hal yang sudah menjadi kebiasaan berarti diri kita telah menyatu dengan kebiasaan tersebut. Maka jangan heran bila hati merasa tidak nyaman ketika tidak melakukannya. Karena ketidaknyaman tersebut cerminan dari rasa kehilangan pada amalantersebut.